Lagu 'Dark Horse' Katy Perry Resmi Dinyatakan Menjiplak Oleh Pengadilan | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Film & Musik

Lagu ‘Dark Horse’ Katy Perry Resmi Dinyatakan Menjiplak Oleh Pengadilan

REVIEW, Los Angeles—Setelah menempuh persidangan selama kurang lebih sepekan, akhirnya Dewan Juri Pengadilan di Los Angeles memutuskan jika lagu milik Katy Perry yang berjudul Dark Horse terbukti menjiplak sebuah lagu rap gospel yang dirilis pada tahun 2009 dengan cara ilegal.

Keputusan tersebut datang dari sembilan juri federal, Senin (29/7), vonis tersebut dijatuhkan setelah Marcus Gray dan dua musisi lainnya menggugat Dark Horse karena dianggap telah mencuri bagian dari lagu ‘Joyful Noise’ pada tahun 2014 silam.

Hingga kini kasus tersebut telah masuk ke dalam tahap penalti, dimana juri akan memutuskan berapa banyak kerugian hingga pelanggaran hak cipta atas lagu milik Katy Perry itu.

Secara khusus rapper yang menggunakan nama panggung Flame itu menuduh produser Dr Luke menggunakan beat “Joyful Noise” untuk “Dark Horse”. Dalam persidangan, Perry dan Luke bersikeras bahwa mereka belum pernah mendengar “Joyful Noise”. Sementara itu Gray menyatakan lagu itu memiliki ceruk pasar tertentu.

“Dark Horse,” adalah lagu dengan kombinasi pop, trap dan hip-hop yang merupakan single ketiga dari album “Prism” milik Katy Perry, yang menghabiskan empat minggu di puncak Billboard Hot 100 pada awal 2014, dan meraih 3 piala dari ajang musik.

Seperti yang dilansir dari laman CNBC, Pengacara Katy Perry berpendapat bahwa bagian-bagian lagu tersebut mewakili jenis elemen musik sederhana yang jika ditemukan tunduk pada hak cipta akan merugikan musik dan semua penulis lagu.

“Mereka mencoba memiliki bangunan blok musik dasar, alfabet musik yang mestinya tersedia bagi semua orang,” kata pengacara Perry, Christine Lepera dalam pernyataan penutup dalam persidangan Kamis lalu.

Sementara itu, Pengacara Gray mengungkapkan bahwa pihak Katy Perry hanya berusaha menggiring opini seolah karya Gray merupakan musik gospel yang tak pernah diakses orang.

Kahn dan Gray menolak berkomentar. Namun keduanya tersenyum ketika meninggalkan ruang sidang setelah vonis dibacakan.




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top