Komunitas Batik Bekasi Beri Bantuan Buku Tulis ke Sekolah Terdampak Banjir | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Bekasi 24 Jam

Komunitas Batik Bekasi Beri Bantuan Buku Tulis ke Sekolah Terdampak Banjir

REVIEW, Bekasi—Komunitas Batik Bekasi (Kombas) memberikan bantuan buku tulis dan perlengkapan sekolah di SDN Margahayu XIII, Margahayu Bekasi. Sumbangan ini diberikan karena banyak siswa SDN Margahayu VIII yang kehilangan buku tulis karena rumahnya terdampak banjir.

Ketua Kombas Barito mengatakan SDN Marhayu XIII merupakan salah satu SD yang terendam cukup parah saat banjir pada 1-2 Januari 2020. “Kita membantu anak-anaknya, karena lingkungan di SDN Margahayu XIII terdampak banjir yang cukup parah. Karena sistem zonasi, pastinya siswa SDN Margahayu XIII yang tidak jauh-jauh dari lingkungan sini,” ujar Barito, Senin (6/1/2020).

Menurut Barito, wujud empati dari Kombas tidak hanya menyasar ke institusi pendidikan, melainkan juga ke warga masyarakat yang terkena dampak banjir. “Tak hanya ke sekolah, Kombas juga sudah menyambangi wilayah yang terdampak banjir, seperti di Kartini dan Harapan Mulya. Hanya saja kita baru menyumbang makanan dan tenaga, karena saat banjir seperti itu banyak peralatan masak mereka tidak terselamatkan,” tegasnya.

Barito juga mengajak kepada seluruh warga yang tidak terkena dampak banjir untuk  ikut turun membantu warga yang sedang terkena musibah banjir. Bantuan saat sedang recovery seperti sekarang ini menurutnya sangat penting.

“Kita tidak cukup mengandalkan pemerintah, peran masyarakat untuk turun membantu juga perlu. Apalagi cakupan banjir awal tahun ini cukup besar,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SD Margahayu XIII, Nasan mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Kombas mengingat bantuan yang diberikan  saat ini memang sangat dibutuhkan.

“Hari ini kami sudah diinstruksikan kepada para orang tua murid, apabila ada anak-anak yang baju seragamnya tidak dapat diselamatkan karena banjir boleh menggunakan baju bebas sambil menunggu bantuan lainnya kalau memang ada,” tegasnya.

Menurut Nasan, ada 115 orang tua murid yang terdampak banjir parah. Banyak diantara siswa yang kehilangan buku, alat tulis dan seragam.




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top