JOKER: 2 Jam yang Penuh Depresi dan Keterpurukan | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Film & Musik

JOKER: 2 Jam yang Penuh Depresi dan Keterpurukan

REVIEW, Bekasi –Arthur Fleck (Joaquin Phoenix) adalah pria yang bercita-cita untuk menjadi seorang stand up komedian profesional yang sukses. Untuk menggapai karir yang diimpikannya, Arthur memulai karir sebagai badut sewaan.

Namun perjalanannya tak semudah itu. Arthur yang tumbuh dari kalangan bawah dan bahkan hidupnya selalu dirundung masalah, tak jarang justru menjadi beban dan masalah dalam lingkungannya.

Hal itu diperjelas dalam trailer, kala berusaha menghibur seorang anak kecil di dalam bus sekalipun raut muka Arthur Fleck terlihat sedang diliputi rasa kecewa dan putus asa. Ia kemudian dihardik oleh ibu si anak karena dianggap mengganggu.

Hal tersebut membuat Arthur mengalami rasa terpuruk yang dalam, tidak lagi memiliki teman bicara selain psikiater dan harus minum sejumlah obat. Ironi memang hal yang terjadi dibelakang orang yang bercita-cita ingin menjadi pelawak dan berusaha menghibur orang.

Tidak ada yang salah memang dengan cita-cita sederhana seorang Arthur yang ingin menjadi komedian karena menurut ibunya, dia lahir untuk membawa kebahagiaan untuk orang lain.

Film ini secara keseluruhan menceritakan kisah cikal bakal hadirnya Joker, sosok musuh bebuyutan Batman, si psikopat yang tidak punya takut dan merasa bersalah saat menyakiti orang lain.

Jika banyak yang bilang Heath Ledger adalah pemeran Joker terbaik. Maka bisa dibilang Joaquin Phoenix adalah pemeran Arthur terbaik. Jadi mereka memiliki kelebihan masing-masing dalam menjadi bagian dari Joker. Bahkan jika Phoenix mendapat kesempatan lagi untuk memerankan Joker, sepertinya kita akan tetap mendapatkan kesan berbeda dan takjub tanpa harus melupakan para aktor Joker terdahulu.

Film ini akan membawa anda untuk ikut merasakan emosi hingga depresi. Berlatarkan kota Gotham yang suram di tahun 1980-an, film ini penuh tekanan dan bersifat provokatif. Salah satu adegan tertawa penuh arti yang berdurasi lebih dari 30 detik  dari Arthur yang muncul di awal film cukup juga menjadi awal bagi penonton untuk ikut merasakan pilunya menjadi Arthur.

Ketika Anda menonton film ini, ada dua kemungkinan hal yang akan berpengaruh pada diri anda. Yang pertama, bahwa Anda harus kuat, dan menanamkan bahwa Anda dan teman-teman di lingkungan Anda tidak boleh seperti Joker atau, justru Anda memiliki rasa sakit yang sama dengan Joker sehingga bisa jadi merasakan empati dan ingin ‘menjadi’ dirinya.

Pastikan suasana hati Anda tidak dalam keadaan suram ketika ingin menyaksikan film ini. Siapkan pikiran positif untuk bisa menerima segala yang terjadi di film ini.

Tidak seperti film superhero yang menceritakan habis gelap terbitlah terang, di film dari kisah hidup si musuh bebuyutan sang superhero ini justru menceritakan efek negatif dari tekanan lingkungan, tidak ada motivasi yang bisa diambil secara tersurat.

Tempaan hidup dan cobaan dari pandangan lingkungan kepada kita sangat menentukan akan seperti apa perilaku kita di masa datang. Carilah teman bergaul yang dapat menerimamu dan selalu menyemangati. Jika sulit untuk mencari, paling tidak jadilah salah satunya untuk teman Anda.

Untuk segala bentuk Sinematografi sudah tidak diragukan, bahkan sudah diakui oleh para kritikus film dan beberapa penghargaan bergengsi.

Film yang jadi bagian dari semesta DC Comics ini merupakan produksi lepasan dari seri Batman. Setelah tayang perdana di Venice Film festival, Joker mendapatkan sambutan hangat dari para penonton dan kritikus film. Mulai dari standing ovation selama 8 menit hingga ragam pujian dari kritikus.

Memang untuk menonton film ini tidak diharuskan untuk menunjukkan kartu identitas seperti masa film Midsommar kemarin. Di film ini alih-alih menghindari adegan kekerasannya, berbagai hal yang berhubungan dengan kesehatan mental di film ini harus lebih dipersiapkan bagi para penonton yang  tingkat kedewasaannya tidak bisa ditunjukkan dengan kartu identitas.




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top