Dora and the Lost City of Gold: Ketika Dora Menjelma Menjadi Gadis Cantik di Layar Lebar | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Film & Musik

Dora and the Lost City of Gold: Ketika Dora Menjelma Menjadi Gadis Cantik di Layar Lebar

REVIEW, Bekasi – Setelah populer dengan seral TV nya yaitu ‘Dora the Explorer’, tokoh animasi favorit keluaran Nickelodeon “Dora” akhirnya hadir dalam versi ‘Live Action’. Dora, gadis petualang itu, menjelma menjadi gadis cantik yang menggemaskan.

Dalam serialnya, Dora merupakan salah satu sosok karakter animasi yang dekat dengan dunia anak-anak dimana para penonton anak diajak untuk berpetualang sambil belajar bersama. Namun di bentuk nyata, si petualang cilik itu digambarkan sudah berada di usia remaja.

Berjudul Dora and the Lost City of Gold, Dora (Isabela Moner) tetap tampil seperti Dora yang lugu dan bersahabat, meskipun di film ini dia menjelma sebagai remaja. Dora berpetualang ke dunia modern sebelum kemudian menjalani petualangan penuh tantangan di hutan bersama sepupunya, Diego (Jeff Walhberg) dan teman-temannya.

Dalam film ini, Dora (Isabela Moner) digambarkan hidup di hutan. Namun, perpindahannya ke kota membuat Dora merasa kikuk. Dora pun sering menunjukkan perilaku aneh saat hidup di Kota. Hal tersebut membuat Dora menjadi bahan tertawaan di tempat barunya.

Salah satu musuh Dora adalah, Sammy (Madeleine Madden), salah satu teman dekat Dora, Randy (Nicholas Coombe) dan Dieogo secara tak sengaja terjebak ke dalam sebuah petualangan yang melibatkan pencarian orang tua Dora yang hilang saat mencari Parapata.

Akhirnya keempat orang yang berbeda sifat dan perilaku ini harus saling bahu-membahu menemukan orang tua Dora, untuk keluar dari hutan yang berbahaya.

Hal menarik dari versi nyata Dora ini adalah segala tingkah pola Dora di serial animasi ketika sedang berpetualang, seperti bernyanyi dan sering bertanya baik kepada peralatan dan penonton, semua dihadirkan di live-action ini. bagi Anda yang masa kecilnya mengikuti ‘Dora The Explorer’ pasti akan dibuat tertawa ketika melihatnya.

Bahkan film ini juga melibatkan hewan yang juga sahabatnya Boots (Danny Trejo) dan Swiper (Benicio del Toro). Monyet kecil dengan warna kebiruan-biruan ini ikut hadir di dalam cerita, walaupun dia tidak selalu berada di pundak Dora dan melakukan petualangan bersama-sama.

Boots terlihat lebih menggemaskan di film ini. Kisah antara Boots dan Dora memang tidak terlalu ditampilkan secara dalam. Namun, yang menarik gambaran pertemanan Dora dan Boots sejak keduanya masih kecil menjadi salah satu kekeuatan cerita ini.

Untuk Swiper, masih digambarkan sebagai si rubah iseng dan suka mencuri yang muncul untuk menghambat perjalanan Dora dan Boots.

TONTONAN SERU

Isabela Moner berhasil menghidupkan sosok Dora tanpa kita melupakan sosok Dora kecil yang muncul di animasi. Termasuk saat momen ketika kita sering dibuat kesal dengan tingkah Dora yang banyak bertanya dan bernyanyi di segala situasi.

Jika sebelumnya tidak sedikit orang yang merasa pesimis dengan film ini, ternyata kekhawatiran tersebut bisa saja terpatahkan dengan keseluruhan yang disajikan di film. Sedikit ke ‘garing’ an di tengah-tengah cerita menjadi hiburan tersendiri selama film.

Walaupun digambarkan sudah menjadi remaja, namun cerita petualangan Dora dan teman-temannya tetap bisa diikuti oleh anak-anak. Karena di film ini sangat kuat penyampaian pesan mengenai rasa tanggung jawab, keberanian dan juga setia kawan.




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top