Danur 3: Sunyaruri, Ketika Ditutupnya Mata Batin Berubah Menjadi Teror Mengerikan | | Berita dan Review Bekasi Terkini - reviewbekasi.com
Film & Musik

Danur 3: Sunyaruri, Ketika Ditutupnya Mata Batin Berubah Menjadi Teror Mengerikan

REVIEW, Bekasi – Jika sebagian orang mungkin merasa tenang dan kehilangan rasa takut jika tak bisa melihat hantu, lain halnya dengan Risa (Prilly Latuconsina) yang justru malah gelisah dan malah didatangi oleh serbuan teror disaat dia sudah tidak bisa lagi melihat para sahabat hantunya.

Risa yang kini sudah memliki kekasih, mulai merasakan ingin memiliki hidup yang normal tanpa adanya gangguan dari hal-hal yang selama ini dia liat dari mata ke tiganya. Karena tak ingin sang kekasih, Dimasta (Rizki Nazar) mengetahui kelebihannya tersebut, Risa pun berusaha menutupinya.

Kegelisahan Risa terhadap jati dirinya malah membuatnya melampiaskan kekesalannya kepada ke 5 sahabat hantunya Hans (Alessandro Rizky G.), Peter (Yassien Omar), Janshen (Daood), Hendrick (Matt White), dan William (Jason Lionel), dan akhirnya membuat sebuah keputusan besar dalam hidupnya.

Hingga akhirnya Risa bertemu seorang perempuan dan membuatnya membaca sebuah mantra yang bisa menutup gerbang dialog dengan para hantu. Alih-alih menjalani hidup normal tanpa penglihatan mata batin, Risa justru malah merasakan hal berbahaya yang menerornya secara diam-diam.

Danur 3 Sunyaruri mengantar penonton ke babak baru kehidupan Risa Saraswati. Di I Can See Ghosts, Risa untuk kali pertama mengenal dan beradaptasi dengan dunia lain.

Dalam Maddah, Risa menyadari bakat berkomunikasi dengan makhluk gaib bisa menjadi karunia untuk menolong sesama. Di Sunyaruri, cinta menguji pertemanan Risa dengan para hantu cilik. Artinya, Sunyaruri memang sekuel yang harus dibuat. Posisinya penting, beralasan, tak sekadar mengulang sukses.

Walaupun kehadiran Danur 3 sangat penting, sayangnya tidak dimaksimalkan dari segi plot. Pengembangan jalan cerita yang memakan banyak durasi untuk mencapai konflik utama menjadi kelemahan dari film ini. Sehingga membuat konflik utamanya diselesaikan dengan durasi yang cukup singkat.

Apalagi, peran tokoh antagonis dan setan baru di film ini tidak mendapat porsi banyak untuk pengembangan karakter dan backstory-nya.

Setan baru bernama Kartika ini cukup menyajikan teror yang kuat dalam film ini. Namun motivasinya melakukan hal tersebut kurang mengena dan terkesan dangkal.

Danur 3: Sunyaruri pun bisa dibilang minim jumpscare, namun sekalinya setannya muncul langsung ditampilkan se-vulgar mungkin dan cukup membuat terbayang bayang akan sosoknya yang bahkan tidak ingin kita bayangkan lagi. Namun, kengerian dari teror yang didapat dari setan yang jahat dan seramnya bukan main tersebut tidak sebanding dengan nasib si setan yang bisa dikalahkan dengan begitu mudahnya.

Namun harus diakui tata kamera dari Danur yang menggambarkan visual yang bagus layaknya horor barat, tapi terdapat tone berbeda di beberapa scene yang membuat mood dalam film jadi berbeda juga, Namun selebihnya bisa diterima.

Dikutip dari Kumparan.com, Danur 3: Sunyaruri ini merupakan film horor pertama di Indonesia yang memakai teknologi Dolby Atmos. Beberapa adegan pun semakin terasa feel-nya karena tata suara tersebut. Meski jumlahnya masih terlalu sedikit.

Bagaimanapun, bagi anda penonton yang mengikuti cerita franchise Danur, Danur 3: Sunyaruri ini sangat tidak boleh dilewatkan, karena bagaimana akhir kisah Risa dan para sahabat hantunya akan diperlihatkan di film ini.

Dan bagi anda yang dari awal tidak mengikuti kisah Risa, Danur 3: Sunyaruri ini tetap bersahabat dan tetap bisa dinikmati tanpa harus mengerti cerita sebelumnya. (dtr-berbagai sumber)




Klik Untuk Berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top